Selasa, 30 Januari 2018

Penjelasan detail dan contoh Support And Resissten

Penjelasan Support dan Resistance dalam perdagangan saham? 

contoh cara menentukannya?
Bagaimana cara menggunakannya dalam bertransaksi saham?
kali ini saya akan membahas secara detail dengan contoh ciri ciri support and resissten terutama untuk trading binary option ... 


Support adalah tingkat atau area harga tertentu yang dapat diyakini sebagai titik terendah pada suatu masa, dimana seakan-akan tingkat harga ini menjaga supaya harga tidak jatuh lebih dalam. Saat menyentuh support, harga seperti memantul kembali ke atas. Jika support ini tertembus (breakdown), maka harga akan turun ke bawah hingga menemukan titik support baru.
Sedangkan Resistance adalah kebalikan dari support. Resistance adalah tingkat atau area harga tertentu yang diyakini sebagai titik atau area tertinggi pada suatu masa, dimana aksi jual cukup besar sehingga menghambat harga bergerak naik. Biasanya harga akan turun setelah menyentuh harga resistance. Jika resistance tembus (breakout), harga akan naik hingga resistance berikutnya.


Analogi Support dan Resistance

Di dalam perdagangan di pasar modal, biasanya terjadi pertempuran antara permintaan (demand) dan penawaran (supply). Hal-hal yang secara psikologis mempengaruhi besarnya permintaan dan penawaran pada harga tertentu inilah yang membentuk support atau resistance pada tingkat harga tertentu.

Konsep support dan resistance ini pun tanpa kita sadari juga sebenarnya kita pakai dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya Anda mengetahui suatu barang (misalnya tiket), dalam sehari-harinya dijual seharga Rp500, dan suatu saat harganya turun hingga Rp300. Namun keesokannya harga kembali naik ke Rp500, maka Anda berpikir bahwa Rp300 adalah harga terbaik yang mungkin Anda bisa beli.
Karenanya batas Rp300 ini menjadi titik support yang menjaga harga tidak turun karena secara psikologis banyak peminatnya. Support juga dianggap sebagai lantai karena tingkat harga ini mencegah pasar menggerakkan harga ke bawah.
Begitu pula dengan resistance, jika Anda mendapati memegang suatu barang (misalnya cabe), harganya naik pada suatu tingkat harga tertentu, namun gagal menembus misalnya Rp600. Anda sebagai pedagang mengharapkan harganya makin naik, namun ternyata harga tidak bisa lebih naik lagi karena kekuatan pasarnya tidak cukup.
Anda akan berpikir bahwa Rp600 adalah harga terbaik bagi Anda untuk menjual stok barang Anda. Karenanya batas Rp600 ini menjadi titik resistance yang mencegah harga untuk naik karena secara psikologis banyak yang ingin menjual di harga itu. Resistance juga dianggap sebagai langit-langit karena tingkat harga ini mencegah pasar menggerakkan harga ke atas.


Menentukan Support & Resistance di Binary Option (olymptrade dan broker lainnya)


#1 Menarik Garis Secara Manual
Ada sebuah cara sederhana untuk menentukan support dan resistance, yaitu dengan menerapkan langkah-langkah berikut:
  1. Cari history pergerakan harga saham pada suatu waktu tertentu.
  2. Cari titik tertinggi dan terendah dari pergerakan harga tersebut.
  3. Tarik garis horizontal pada titik tertinggi dan terendah tersebut.
 

contoh ressisten membentuk support


Cara manual ini adalah salah satu cara menentukan support dan resistance termudah dan berguna untuk menentukan arah harga pada masa yang akan datang.
Support dan resistance tidak melulu harus menggunakan garis mendatar, bisa juga ditarik garis miring yang diagonal membentuk garis trendline (upward/downward). Untuk membentuk garis ini dapat dilakukan dengan cara:
  1. Cari 2 atau lebih titik tertinggi dan terendah.
  2. Hubungkan 2 titik tertinggi atau terendah tersebut.
  3. Perpanjang garis tersebut.

contoh support miring
contoh macam macam support and ressisten dengan satuan terkecil (masa singkat /periode pendek)

Dalam binary option kita hanya memerlukan snr kuat dalam periode pendek... Mengingat opsi kita hanya di beberapa menit... Ciri ciri snr kuat...
1 - candle nyempil
2 - candle bertumpuk
3 - combine candle di Tf di atas Expired (misal Expired time kita 1 menit.. Kita bisa cari snr di Tf 5 menit dan 15 menit)
 
contoh di bawah adalah candle nyempil 
saya maksud candle nyempil dengan contoh candle diapit dengan warna candle yang sama ... seperti pada lingkaran biru
2 - candle bertumpuk
 contoh di bawah adalah bertumpuk
inti dari candle numpuk adalah banyaknya candle terpantul / berbalik arah


 

 3 - combine candle di Tf di atas Expired (misal Expired time kita 1 menit.. Kita bisa cari snr di Tf 5 menit dan 15 menit)



 dari 3 gambar diatas menyimpulkan jika Tf lebih lama... Bisa menentukan snr mana yang paling kuat ..silahkan diperhatikan garis horizontal index 8.176036

 

 
Reaksi:

2 komentar: